top of page

USAH GELOJOH DALAM MEMINTA

  • Nov 14, 2017
  • 2 min read

"Aku dah penat lah, letih lah!. Semua aku minta, semua tak dapat. Orang lain, boleh pulak dapat!" Salman meluahkan rasa marah dan geram beliau pada sahabat baiknya. "Sabarlah Salman, jangan putus asa. Mungkin Allah belum nak berikan apa yang kau minta" Itu adalah jawapan dari Uwais.


Manusia seringkali berada pada tahap rendah mereka ketika apa sahaja yang dihajatkan tidak dimakbulkan oleh Allah swt. Merasa tidak berguna, letih dan penat adalah antara fitnah individu yang berlaku. Bagaimana mengumpul kekuatan ketika meminta? Bagaimana memohon dalam keadaan sabar?


Allah swt menyatakan di dalam al-Quran, surah al-Baqarah, ayat 186:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”


"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat.....". Allah swt senantiasa inginkan hambanya senantiasa dekat dalam keadaan meminta atau tidak meminta. Namun begitu, ketika meminta adanya syarat yang telah dinyatakan oleh Allah swt dalam ayat yang sama. Apakah syarat tersebut?


Didalam ayat yang sama, ada dua syarat yang telah dinyatakan oleh Allah swt untuk mendapatkan doa yang dimakbulkan oleh-Nya, iaitu:

1. Mematuhi segala perintah Allah swt

2. Mempertingkatkan keimanan


Hadith yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Abdullah bin Abbas - radiyallahu 'anhu- menceritakan, suatu hari saya berada di belakang Nabi shallahu 'alaihi wassalam. Beliau bersabda, "Nak, aku ajarkan kepadamu beberapa untai kalimat: Jagalah Allah, nescaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, nescaya kau dapati Dia di hadapanmu. Jika engkau hendak meminta, mintalah kepada Allah, dan jika engkau hendak memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah. Ketahuilah, seandainya seluruh umat bersatu untuk memberimu suatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang telah Allah tetapkan untukmu. Dan andaipun mereka bersatu untuk melakukan sesuatu yang membahayakanmu, maka hal itu tidak akan membahayakanmu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering".


Hadith diatas juga mengajar pada manusia akan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah swt melalui segala bentuk amal Ibadah yang telah diamanahkan kepada manusia.


MEMINTA DENGAN AMALAN BERSYARAT

Surah Ibrahim. Ayat 40. “Ya Tuhanku, Jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.”

Dalam ayat ini amat jelas, antara perkara yang kita diajar untuk meminta adalah hamba yang TETAP mendirikan solat iaitu Istiqamah dalam melaksanakan ibadah. Sungguh jelas formula hidup yang diberikan oleh Allah swt kepada hambanya. Jangan segan untuk meminta kepada Allah.


JANGAN TERGESA-GESA PADA MENGHARAP BALASAN


Allah swt yang memiliki kekuasan yang tidak tolak-bandingnya. Dia memahami dan dapat menjangkakan akan sifat lumrah manusia. Ketika meminta, baik atau buruk; manusia mengharapkan ianya adalah 100% diterima dalam perkiraan saat. Jauhi sifat yang telah Allah jelaskan dalam surah al-Israa'. Ayat 11: “Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa”.












 
 
 

Comments


Featured Review
Check back soon
Once posts are published, you’ll see them here.
Tag Cloud

© 2023 by The Book Lover. Proudly created with Wix.com

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Google+ Icon
bottom of page