AL - QURAN BUKAN BAHAN SEJARAH!
- Jul 8, 2018
- 1 min read

Apa yang anda rasa ketika yang tidak berIMAN itu menitiskan airmata membaca al-Quran? Biasa atau rasa terkesan. Tidak pernah ke kita terfikir, kenapa yang namanya manusia menitiskan airmata ketika membaca al-Quran. Sudah pastinya ianya ada RASA.
Cukup indah bukan, kalau golongan yang berIMAN itu sedar sejauh mana al-Quran mampu merubah hidup manusia. Al-Quran itu suatu yg HIDUP. Dia bukan buku sejarah lalu tapi buku serta panduan KEHIDUPAN.
Allah swt menyentap minda manusia dengan soalan dalam Surah Muhammad.S47:A24

"Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?".
Apakah itu suatu peringatan yg tegas atau oh biasa-biasa sahaja?.
Atau ianya suatu kesan sejarah yang telah dijelaskan oleh Allah swt dalam surah Furqan. S25:A30.

"Berkatalah Rasul: 'Ya Tuhanku, Sesungguhnya kaumku menjadikan al-Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan'".
Baca dengan FOKUS beserta RASA, pasti membuatkan kita terasa hina kerna manusia itu tiada apa-apa.
Syeikh Muhammad al-Ghazali melaksanakan teguran yang jelas: "Umat Islam membaca al-Quran hanya dikarena mengharapkan barakah, tanpa analisa kritis (mengkaji) dan menghayati maknanya (tadabbur) secara mendalam apa yang terkandung di balik pernyataan ayat ayat al-Quran”
Bila sebut PELAJARILAH AL-QURAN!, yang terbayang: TAJWID, TARANUM, TAFSIR & QIRAAT. Apakah itu sahaja yang ada dengan al-Quran?
Comments