KELUHAN HAMBA BERSAMA RINTIHAN
- Jan 27, 2021
- 1 min read

Langkah itu layu bersama rasa kerinduan.
Langkah itu disemi dengan memuji penuh pengharapan dan rindu Baitullah.
Bersyukur pada Anugerah.
Bersyukur pada Kepercayaan.
Moga syukur itu dibalas bersama Amanah dan Tanggungjawab.
Perjalanan Dulu pernah terhenti.
Perjalanan Kini membawa suatu pengharapan.
Bersama Istikharah, ku serah agar diberi ketenangan.
MERASA SYUKUR & MEMOHON KEAMPUNAN
....إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ شَكُورٌ
....Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.
Dua sifat yang memerlukan antara satu sama lain.
Tika diberi nikmat, bersyukur namun minta pengampunan andai ada sifat sombong yang menjengah di hati. [Bukan semua orang dapat atau sering diberi peluang untuk menuju Baitullah. Ketika nikmat itu tidak dijaga tiba2 Allah swt rentap perjalanan itu secara tiba-tiba dengan hadirnya wabak. Mungkin dulu ada rasa, "aku selalu dapat jejak ke Baitullah"..]
Tika diberikan musibah pada satu nikmat yang sering diperolehi, maka mohon pengampunan. Syukurilah nikmat yang dahulu itu. [Kedatangan wabak ini tiada siapa menjangkakan betapa parahnya dunia ini. Kenangan lalu hujung2 tahun adalah masa sibuk untuk keberangkatan Umrah. Kini sayu, sepi, pilu, pedih, perit - segala rasa ada. Syukur diberi peluang pada yang lalu.]

Sesekali kita pandang belakang untuk menghargai nikmat. Agar jangan ke depannya terulang.
Comments