MALAM YANG LELAH
- Jan 16, 2021
- 2 min read
".....yang penting bukan Shift work, especially shift malam". Dulu saya menolak kerja shift. Dalam mencari pasangan (waktu itu), saya nyatakan pendirian yang sama. Kenapa? Waktu itu saya merasakan, tiada nya peluang untuk diri dan jika sudah berkeluarga pasti tersekat-sekat dalam perancangan.
SOMBONGKAH AKU?
Allah swt dalam berfirman surah al-Mu'minun:Ayat 80.
وَهُوَ ٱلَّذِى يُحْىِۦ وَيُمِيتُ وَلَهُ ٱخْتِلَٰفُ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pertukaran malam dan siang. Maka apakah kamu tidak memahaminya?
Hari ini, selesai sudah shift MALAM selama 18 hari!!!...Ye, 18 hari!. Malam yang cukup LELAH, PENAT, penuh EMOSI....tanpa sedar, tiba-tiba aku setuju untuk bertugas dalam keadaan rotating shift. Yang dulunya NO, kini harus ku terima YES dalam keadaan KEPERLUAN (NEED), bukan kehendak/want.
APAKAH INI TEGURAN 'PUSINGAN' DARI NYA?
أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Maka apakah kamu tidak memahaminya?
Aku tak faham tentang kuasa dan takdir Allah ke? Aku tak berfikir dan memahami ke? TERASA KERDIL ketika ayat dulu itu seolah memakan diri.
Sedangkan alam, hidup dan mati aja Allah yang urus tadbir dengan Baik. Ini kan pula manusia yang dia ciptakan. Disebalik malam yang lelah, tersembunyi hikmah besar yg ku rasakan ini adalah pesanan serta teguran Allah. HINA & KERDIL!
Ketika pulang dalam LELAH, dirumah ada HAK keluarga yang perlu diurus - EMOSI TERGANGGU, harus bagaimana? Sabar dan susunlah sebaiknya.
Ketika manusia lain lena tidur, ada waktu kau harus berjaga dalam khayalan. Ini Amanah yang kau terima. Kerja itu Ibadah, Allah swt berikan nikmat rezeki sebegitu - HARGAILAH bukan merungut kelelahan sepanjang masa.
Ketika badan LELAH, emosi dijentik oleh orang sekeliling, apa fungsi phsyical dan intelektual? Melepaskan geram, dan tiada peduli ke? Sudah pasti, cuba mencari jalan terbaik melalui daya intelek dan zahirkan secara hikmah; padat dan fakta.
Malam Lelah Penuh Hikmah & Pengajaran - BERFIKIR DAN MENGERTILAH SEBELUM MENGHAYATI.

Comments